Kegiatan Kokurikuler “Literasi Berbudaya, Numerasi Berdaya” di SMP Negeri 1 Bogorejo

Kegiatan kokurikuler bertajuk “Literasi Berbudaya, Numerasi Berdaya” diselenggarakan pada Jumat–Sabtu, 9–10 Oktober 2026, sebagai bagian dari program Satuan Pendidikan Penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik Tahun 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna melalui perpaduan kompetensi akademik, kreativitas, pelestarian budaya, dan pemanfaatan teknologi digital.


Pembukaan kegiatan pada hari pertama dilaksanakan secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 1 Bogorejo, M. Sofwan Wiryoputro, S.Pd., M.Si. Selanjutnya, rangkaian kegiatan diisi dengan delapan cabang lomba yang melibatkan murid kelas 7, 8, dan 9. Beragam kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk menunjukkan potensi, mengembangkan keterampilan, serta menerapkan pengetahuan dalam suasana belajar yang menyenangkan. 

Pada Jumat, 9 Oktober 2026, empat cabang lomba dilaksanakan, yaitu mendongeng, vlog, menulis cerita, dan tembang macapat. Kegiatan berlanjut pada Sabtu, 10 Oktober 2026, melalui TikTok Challenge Anti-Perundungan, LCC Literasi dan Numerasi, Speech Contest, serta kaligrafi. Setiap cabang memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari kemampuan menyampaikan gagasan dan mengolah cerita hingga penalaran, kecakapan digital, keterampilan berbahasa, serta apresiasi terhadap seni dan budaya.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan pencapaian juara. Melalui integrasi dengan pembelajaran kokurikuler lintas mata pelajaran, pengalaman mengikuti lomba menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkarya secara bertanggung jawab. Murid yang tidak mengikuti lomba pun tetap memperoleh pengalaman belajar melalui asesmen yang disesuaikan dengan mata pelajaran dan lomba. Dengan demikian, kesempatan belajar tetap terbuka bagi seluruh murid, baik melalui penampilan maupun proses menganalisis informasi, bernalar, dan memecahkan masalah.

Setelah seluruh rangkaian lomba selesai, pengumuman pemenang dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026. Apresiasi diberikan atas pencapaian para juara, sementara keberanian untuk mencoba, kesungguhan dalam mengikuti kegiatan, dan kemauan untuk terus belajar juga menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi semakin tumbuh, kemampuan numerasi semakin kuat, dan kecintaan terhadap budaya terus terpelihara. Sebab, pendidikan yang bermakna bukan hanya tentang siapa yang meraih juara, melainkan tentang setiap murid yang memperoleh kesempatan untuk berkembang, menemukan potensi dirinya, dan melangkah lebih percaya diri menuju masa depan.

0 Komentar