Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menjadi salah satu sarana pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman nyata dalam menentukan pemimpin, menyampaikan pilihan secara bertanggung jawab, serta menghargai hasil keputusan bersama. Semangat tersebut mewarnai pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 1 Bogorejo periode 2026/2027 yang berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya yang menggunakan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting), pemilihan kali ini kembali dilaksanakan secara manual melalui tempat pemungutan suara (TPS). Perubahan mekanisme tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi warga sekolah dalam mengenal proses pemilihan secara langsung. Seluruh tahapan pemungutan suara juga menjadi ruang pembelajaran tentang pentingnya ketertiban, tanggung jawab, kejujuran, dan penghormatan terhadap hak setiap pemilih.
Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat empat pasangan calon yang mengikuti pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Pasangan nomor urut 1 terdiri atas Adine Rossi Oktalina sebagai calon Ketua OSIS dan Anggita Wibisono sebagai calon Wakil Ketua OSIS. Pasangan nomor urut 2 adalah Desta Putra dan Ayunda Putri Qinanty. Pasangan nomor urut 3 terdiri atas Risma Eka Septya N. dan Ryehan Akbar D., sedangkan pasangan nomor urut 4 adalah Inara Farzani Putri dan Qonata Azzahra Y.
Keempat pasangan calon tersebut menjadi bagian dari proses demokrasi yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal pilihan calon pemimpin sebelum menentukan suara. Dalam pelaksanaannya, pengurus OSIS periode 2025/2026 turut mengambil peran sebagai panitia TPS. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk pembelajaran kepemimpinan dan tanggung jawab organisasi, sekaligus memberikan kesempatan bagi pengurus OSIS untuk berkontribusi dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan siswa.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, pasangan calon nomor urut 1, Adine Rossi Oktalina dan Anggita Wibisono, memperoleh suara terbanyak dan terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027. Hasil tersebut menandai awal tanggung jawab baru bagi keduanya untuk mengemban amanah, menampung aspirasi siswa, serta mendorong kegiatan OSIS yang kreatif, positif, dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.
Lebih dari sekadar menentukan pemenang, pemilihan OSIS merupakan pembelajaran berharga bahwa demokrasi tidak berhenti ketika suara telah diberikan. Demokrasi juga tercermin dalam sikap menghargai perbedaan pilihan, menerima hasil dengan lapang dada, dan bekerja sama demi tujuan bersama. Nilai-nilai tersebut selaras dengan penguatan karakter dalam pembelajaran kokurikuler, terutama dalam membangun tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memperoleh kepercayaan, melainkan juga tentang kesediaan untuk mendengarkan, melayani, dan memberikan teladan. Selamat kepada pasangan terpilih. Semoga amanah yang diberikan menjadi awal dari langkah-langkah nyata untuk menghadirkan OSIS yang aktif, inspiratif, dan dekat dengan aspirasi siswa. Sebab, pemimpin yang baik tidak hanya dikenang karena terpilih, tetapi juga karena kebaikan dan perubahan yang dihadirkannya bagi sesama.

0 Komentar